Segera!

Aku pernah berusaha untuk melupakanmu, meninggalkanmu pada masa lalu dan berusaha untuk tak menoleh kebelakang lagi. Namun semilir angin membawa suaramu kembali, sejenak itu membuat langkahku tertahan dan kembali mengenang tentangmu. Lewat desau angin itu kau kembali mengingatkanku, menatapku dari balik jendela dan berkata bahwa ini bukan momentum kekalahan. Aku memang tak pernah percaya bahwa ‘kekalahan adalah kemenangan yang tertunda’ tetapi kau meyakinkanku bahwa ini adalah awal yang baru. Awal yang harus kuperjuangkan, begitu katamu. Kembali kau ingatkan tentang impian masa kecil, tentang impian menjelajah dunia, mengepakkan sayap dan tertawa lebar di puncak dunia.

Ah, kau memang pandai membangkitkan sisi sentimental dari diriku. Bak racun yang mengalir dalam darah, semangatku kembali, rohku kembali! Kawan, percayahlah, tak akan butuh waktu lama untuk bisa menemuimu di puncak dunia. Aku kan berlari menyongsongmu. Sampai jumpa, segera! 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s