Menyepi di Toilet

 

Terkadang diantara kesibukan dan kepanikan, saya sering menyepi di toilet. Ookay, I know it sounds so weird. Tapi dengan menyepi di toilet tersebut saya menemukan waktu dan ketenangan untuk bisa berpikir dan menimbang yang terbaik. Di toilet juga saya hanya sendiri, jadi bebas dari kontaminasi ide-ide orang lain atau bahkan paksaan orang lain. Makanya biasanya saya bisa jadi lebih tenang dan come up dengan ide baru setelah keluar dari toilet. Jadi, tips terbaik dari saya bagi anda yang sedang panik adalah: pergi ke toilet! 😀

Pun hari ini teman kuliah saya menulis status—yang akhirnya menyalakan lampu otak saya—mengenai kebiasaan saya semedi di toilet. Teman saya ini cerdas luar biasa, dia mampu berpikir beyond orang-orang kebanyakan orang macam saya lah. Dia menulis dalam statusnya bahwa manusia membutuhkan waktu untuk istirahat, dan kemudian berpikir, memilih opsi terbaik bagi dirinya sendiri. Nah itu dia mungkin penjelasan logis mengapa kebiasaan semedi saya di toilet menghasilkan ide-ide brilian.

Berhenti sejenak dari carut-marutnya problem adalah hal yang terbaik untuk menghasilkan keputusan yang terbaik pula. Rasa-rasanya sih wajar, karena dalam keadaan maha stress tingkat dewa-dewi jarang bisa menghasilkan ide-ide brilian. Emang sih ada pendapat mengenai the power of kepepet—yaitu ide jenuis akan dihasilkan dalam kondisi yang sulit dan menegangkan. Tapi untuk orang panikan macam saya, itu tidak akan berhasil, saya malah justru tambah panik!

Jika terjepit dan panik, saya harus menyepi ketempat yang hanya ada saya sendiri. Mengambil nafas panjang, mulai menenangkan diri, menghela nafas panjang lagi lalu mulai berpikir dan mempertimbangkan opsi. Dengan cara inilah biasanya saya kembali tenang dan mulai menelurkan ide-ide. Meskipun demikian, setiap orang punya caranya sendiri dalam menghandle stress, kepanikan dan permasalahan. Tidak ada satu cara yang paling efektif yang berlaku untuk semua orang—yang ada hanyalah setiap orang mempunyai resepnya sendiri-sendiri—seperti saya dengan toilet, bagaimana dengan anda? 😀

Advertisements

2 thoughts on “Menyepi di Toilet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s