No Pain No Gain

 

Minggu-minggu ini saya gila! Muka saya kucel tak beraturan, dan sudah tak sempat memperhatikan style dari cara berpakaian saya karena saya terlalu sibuk untuk berlari-larian, nguli, banting tulang, putar otak, guling kesana-kemari (ookey, tampaknya terlalu hiperbolis J). Tapi minggu-minggu terakhir ini saya bahkan hampir tak punya waktu bahkan untuk diri sendiri.

Karena bos besar di bagian saya sedang melakukan fit and proper test bagi calon VITO baru di London dan US, juga karena PIC dari proyek saya tengah melakukan kunjungan kerja ke Paris dan Geneva, dan ditambah lagi CEO dari perusahaan saya diangkat menjadi wakil menteri—pekerjaan berdatangan dalam jumlah besar. Hari-hari menyenangkan saya pun nampaknya selesai. Tidak ada lagi waktu untuk magabut ngga jelas, buka-buka facebook, atau bahkan tidur siang. Saya bahkan harus merelakan akhir pekan di kantor. yasalam..

Sebagai newbie saya harus melakukan hal-hal yang belum pernah saya lakukan seperti harus mengorganisir kunjungan pejabat ke New York untuk rapat bersama TFI—Tribeca Film Insitutue—yang sangat menyita waktu dan pikiran. Riweh abis ternyata. Masih pula harus menyelasaikan tugas saya sebagai VITO: menjawab berbagai inquiries dari VITO2  dan membantu VITO Australia mendapatkan film permit dan visa bagi crew Australia yang ingin syuting di Indonesia.

Belum lagi harus dimarahin di sana-sini, di cuekin, di judesin. Aaaaahh. T_T. Awalnya saya menangis, tapi lama-lama kebal juga. Saya berusaha untuk mengambil segi positif dari makian-makian itu. Bahwa memang untuk berkembang itu tidak mudah—seperti pepatah No Pain No Gain. Belajar adalah proses yang tidak mudah, dibutuhkan pengorbanan yang besar. Hmm..

Dan disinilah saya, terjebak diantara tumpukan tugas, rapat, deadlines, dan omelan-omelan. But ain’t complaining, bring it on to me! 😀

Advertisements

3 thoughts on “No Pain No Gain

  1. No pain no gain. Tp kl mau masih tetep bergembira. Cari sedikiiiit celah buat menggembirakan diri sendiri. MIsal ngerjain sambil nyanyi2 agak keras meluapkan emosi. *tp ya ga keras-keras amat. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s