Mau Dua-duanya!

Ah. Saya benci untuk kembali bertemu dengan persimpangan seperti ini. Persimpangan antara cita-cita dan realita. Apakah anda tahu bahwa terkadang, cita-cita itu tidak sejalan dengan realita? Dan kembali saya disini, diujung jalan untuk kembali memilih. Merutuk, merajuk, putus asa. Sial!

Saya benci untuk bisa memilih salah satu. Saya ingin dapat dua-duanya. Ya, dua-duanya!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s